Uji Kompetensi Ulang bagi Mahasiswa Program Studi DIII Kebidanan, Program DIII Keperawatan dan Program Ners yang Tidak Lulus Uji Kompetensi Tahun 2013

Menindaklanjuti Surat Edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 7041E.E3/DT/2013 tanggal 24 Juli 2013 tentang Uji Kompetensi bagi Peserta Didik pada Program Diploma III Kebidanan, Program Diploma III Keperawatan dan Program Profesi Ners, dan menindaklanjuti Surat Edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 315/E.E3/DT/2014 Tanggal 7 April 2014 tentang Uji Kompetensi Ulang bagi Mahasiswa Program Studi DIII Kebidanan, program DIII Keperawatan dan Program Ners yang Tidak Lulus Uji Kompetensi Tahun 2013, dengan hormat disampaikan bahwa waktu uji kompetensi ulang bagi peserta yang dinyatakan tidak lulus uji kompetensi tahun 2013 adalah sebagai berikut:

  • Uji kompetensi ulang bagi mahasiswa program Diploma III Kebidanan, program Diploma III Keperawatan dan program Profesi Ners yang tidak lulus uji kompetensi tahun 2013 direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2014.
  • Uji kompetensi ulang hanya dilaksanakan 1 (satu) kali dan berlaku bagi peserta ujian yang dinyatakan tidak lulus pada uji kompetensi tahun 2013. Bagi peserta uji kompetensi ulang yang tidak lulus lagi, harus mengikuti uji kompetensi reguler tahun 2014.
  • Pelaksana uji kompetensi ulang adalah panitia penyelenggara yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Tatacara uji kompetensi ulang sesuai dengan panduan teknis yang disusun oleh panitia penyelenggaran (sebagaimana terlampir).
  • Pembiayaan uji kompetensi ulang berasal dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud.

Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk uji kompetensi ulang bagi mahasiswa program Diploma III Kebidanan, program Diploma III Keperawatan dan program Profesi Ners tahun 2013

Atas perhatian Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

Unduh Lampiran Surat disini

Prodi D-3 Rekam Medis STIKES A. Yani Yogyakarta Gelar Pelatihan Kodefikasi Penyakit dan Tindakan

Diagnosis adalah salah satu data klinis yang bersumber dari rekam medis yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam pengaplikasian INA-CBGs  , Kode diagnosis  pasien pulang sangatlah  penting karena akan menentukan jumlah biaya yang akan bisa ditagih ke pembiaya. Untuk aplikasi tersebut di atas coder ICD-10 harus mahir menentukan diagnosis utama, complication dan co-morbid, diagnosis sekunder pasiennya dengan tepat apalagi dengan diterapkanya system Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia mulai 1 Januari 2014. Oleh karena itu Prodi rekam Medis Stikes Jenderal Achmad Yani Yogyakarta bekerjasama dengan PORMIKI (Perhimpunan Pfrofesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia) DPD DIY  telah melaksanakan Pelatihan Kodefikasi Diagnosis dan Tindakan berdasarkan ICDF-10 dan ICD-9-CM di Hotel @HOM Platinum Gowongan Kidul No. 57, Yogyakarta. Pengkodean dengan menggunakan ICD-10 dan ICD-9-CM. Pelatihan ini selain meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di bidang Kodefikasi di Rumah Sakit juga mengenalkan keberadaan Prodi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan di Stikes Jenderal Achmad Yani yang sudah dibuka mulai Tahun Akademik 2013/2014

Read more: Prodi D-3 Rekam Medis STIKES A. Yani Yogyakarta Gelar Pelatihan Kodefikasi Penyakit dan Tindakan

STIKES A. Yani Yogyakarta Menyiapkan Tenaga Bidan Profesional

Angka kematian ibu dan bayi yang tinggi di Indonesia merupakan pekerjaan rumah semua pihak. Salah satu pihak yang diharapkan mampu mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi adalah institusi pendidikan bidan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta merupakan salah satu institusi pendidikan bidan di Yogyakarta yang memiliki fokus meluluskan bidan profesional. Dalam rangka meluluskan tenaga bidan yang berkualitas, STIKES A. Yani Yogyakarta Program Studi Diploma III Kebidanan berupaya menyelenggarakan proses pembelajaran dan penyediaan fasilitas yang mendukung kemajuan pendidikan bidan. Proses pembelajaran Prodi Kebidanan STIKES A Yani Yogyakarta mulai menerapkan metode Student Centered Learning (SCL). Saat ini juga sedang dikembangkan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Kurikulum tersebut sangat perlu diterapkan karena dalam kondisi seperti saat ini sangat dibutuhkan bidan yang kompeten dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada masyarakat terutama ibu dan anak.

Read more: STIKES A. Yani Yogyakarta Menyiapkan Tenaga Bidan Profesional

Page 1 of 15

VIDEO PROFILE STIKES A. YANI YOGYAKARTA

REFLEKSI PEKAN OLAH RAGA DAN SENI MAHASISWA JENDERAL ACHMAD YANI 2013 DI AKADEMI MILITER MAGELANG

infoayani

Temukan Kami

Copyright © 2013 STIKES Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, All Right Reserved